Latest News

Showing posts with label Artikel Fisika. Show all posts
Showing posts with label Artikel Fisika. Show all posts

Monday, November 20, 2017

Pengertian Sains, Tujuan, Ciri & Sains Menurut Para Ahli

Sains tentu bagi yang pernah mengeyang pendidikan, tidak asing lagi mendengar kata ini. Tapi mungkin sudah basih, yah seperti itulah penulis yang sekarang rasakan.

Membahas mengenai pengertian, tujuan, ciri dan pengertian sains menurut para ahli sangat terasa membosankan. Mohon maaf penulis harus jujur.

Akan tetapi, penulis juga tidak memungkiri bahwa penulis diawal pertama kali menginformasikan teman-teman tentang pengertian sains, tujuan dan ciri-ciri sains itu sendiri sempat pusing untuk memulai awal mula dari pembahasan ini.

Penulis harus membuka lembaran demi lembaran setiap buku yang pernah penulis "makan". Buku-buku tersebut awalnya pertama penulis bersihkan dari debu yang menempel dibuku-buku penulis. Soalnya penulis mengira bahwa pembahasan ini adalah tataran SD, SMP ataupun SMA kelas 1.

Sehingga mohon maaf saja kepada teman-teman jika pembahasan atau pemberian informasi mengenai pengertian sains, tujuan sains, ciri sains, dan pengertian sains menurut para ahli sedikit kurang dimengerti teman-teman.

Namun penulis juga tidak hanya serta merta melampirkan informasi ini kepada teman-teman di meja dinding artikelsiana.com. Penulis juga memberikan sedikit penjelasan sejauh pemahaman penulis tentang pengertian sains. Oleh karena itu, jika terdapat kekurangan dalam informasi pada kali ini mohon teman-teman dapat mengerti jika telah membaca pembuka atau penulis yang telah dijelaskan pada informasi kali ini dan jika terdapat kelebihan itu pasti datangnya dari penulis sendiri. Tapi kalau ada kurang itu bukan dari penulis. Just Kidding.

Pengertian Sains: Apa itu Sains? 

Pengertian sains secara etimologi berasal dari bahasa Latin yakni "Scientia" yang dapat diartikan sebagai "pengetahuan" atau "mengetahui". Setelah itu, lahirlah kata Science yang diketahui berasal dari bahasa Inggris. Sedangkan pengertian sains secara terminologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena alam dan mengungkap fenonema yang terkandung didalamnya yang dijabarkan melalui metode ilmiah. 

Selain itu, terkadang juga Sains didefinisikan bahwa sains ialah suatu cara dalam mempelajari aspek-aspek tertentu yang terdapat dari alam dengan terorganisir, sistematik dan juga dengan metode saintifik yang terbakukan. 

Pengertian Sains Menurut Para Ahli 

Selain pengertian atau definisi sains diatas, juga terdapat beberapa pengertian sains yang dikemukakan oleh para ahli. Adapun pengertian tersebut antara lain sebagai berikut..

1. Pengertian Sains Menurut Webster's New Collegiate Dictionary 
Berdasarkan pendapat Webster's New Collegiate Dictionary, bahwa pengertian sains adalah pengetahuan yang dicapai melalui studi atau praktek atau pengetahuan yang memiliki kebenaran dari pengoperasian ilmu misalnya yang diperoleh dan diuji melalui metode ilmiah. 

2. Pengertian Sains Menurut Hardy dan Fleer 
Menurut Hardy dan Fleer (1996) bahwa sains dalam perspektif yang lebih luas. Menurut ahli sains bahwa terdapat pengertian dan fungsi sains.
  • Sains sebagai kumpulan pengetahuan 
  • Sains sebagai suatu proses
  • Sains sebagai kumpulan nilai 
  • Sains sebagai suatu cara untuk mengenal dunia. 
3. Pengertian Sains Menurut Hardy dan Fleer 

Hardy dan Fleer memberikan penekanan bahwa terdapat aspek nilai ilmiah yang melekat kedalma sains yang termasuk didalam nilai kejujuran, rasa ingin tahu, dan keterbukaan saat dan setelah seseorang melakukan suatu proses-proses sains. 

4. Pengertian Sains Menurut Einstein 
Menurut Einstein (1940) mengatakan bahwa sains adalah "science is the attempt to make the chaotic diversity of our sense ecperience correspond to a logically uniform system of thought. Menurut ahli fisika ini bahwa pengertian sains adalah sebuah bentuk upaya atau kegiatan yang memungkinkan dari berbagai variasi atau engalaman inderawi mampu membentuk sebuah sistem pemikiran atau pola pikir yang secara rasional seragam. 

5. Pengertian Sains Menurut Doran 
Menurut Doran R.et al. (1998) mengatakan bahwa pengertian sains adalah "Learning science is something that students do, actively, non something that is done to them."

6. Pengertian Sains Menurut UU No. 2 Tahun 2003  
Menurut UU No. 2 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (SISDIKNAS) bahwa pengertian sains adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manusia, yang dalam Undang-Undang dijelaskan bahwa pembelajaran Sains (Ilmu Pengetahuan Alam) diberikan pada jenjang pendidikan yang terdapat di Indonesia (SD/MI,SMP/MTS, maupun SMK) baik negeri maupun swasta. 

7. Pengertian Sains Menurut Sund 
Menurut Sund (Yudianto, 11:2005) bahwa pengertian sains adalah sebagai produk dan proses hal-hal berikut ini: 
  • Scientific attitudes (sikap ilmiah), yaitu misalnya keyakinan nilai-nilai, gagasan, objektif, jujur, menghargai pendapat orang lian, dan sebagainya. 
  • Scientific processes or methods (metode ilmiah), yaitu suatu cara khusus dalam memecahkan problem misalnya mengamati fakta, membuat hipotesis, merancang dan melaksanakan eksperimen, mengumpulkan, dan menyusun data, mengevaluasi data, menafsirkan, dan menyimpulkan data, serta membuat teori dan mengkomunikasikannya. 
  • Scientific products atau produk ilmiah yang berarti terdapat fakta, konsep, prinsip, hukum, teori tentang fenomena alam dan juga sebagainya. 

Ruang Lingkup 

Dipahami bahwa ruang lingkup dari sains terkadang terbatas dari berbagai hal yang diketahui oleh Indera misalnya atau contohnya penglihatan, pendengaran, sentuhan, rabaan dan juga pengecapan. Hal ini dapat dikatakan bahwa pembelajaran sains membahas mengenai pembuktian suatu persoalan. 

Definisi atau pengertian sains sering dikatakan sebagai sains murni. Selain itu juga ada yang dikatakan sebagai sains terapan. Apa itu sains terapan?, Pengertian sains terapan adalah aplikasi dari sains yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dari manusia. Hal demikian maka, sains memiliki jenis-jenis sebagai berikut. 
  • Natural sains atau Ilmu Pengetahuan Alam. 
  • Sosial Sains atau Ilmu Pengetahuan Sosial. 
Selain itu terdapat karakteristik yang mendasar dari sains. Hal tersebut adalah kuantifikasi yang dimana gejala alam tersebut terbentuk dari kuantitas. Sains sebagai disiplin ilmu yang terdiri atas macam-macam jenis yakni: 
  • Ilmu alam. Ilmu alam adalah istilah yang digunakan untuk merujuk dari rumpun ilmu yang mana objek terdiri dari benda-benda alam dengan hukum pasti dan umum yang berlaku kapanpun dan dimanapun. Contohnya, biologi, kimia dan fisika. 
  • Ilmu budaya. Ilmu budaya adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar-dasar kebudayaan. Contohnya adalah bahasa, kewarganegaraan, dan agama. 
  • Ilmu sosial. Ilmu sosial adalah sekelompok disiplin ilmu dari akademis yang mempelajari aspek-aspek yang memiliki hubungan dengan manusia dan juga lingkungan sosialnya. 

Ciri-Ciri Sains 

Adapun ciri-ciri sains adalah sebagai berikut.. 
  1. Sains adalah logis, rasional, dan wajar. 
  2. Ilmu membuat klaim yang terdefinisi yang didasarkan pada bukti baik yang tersedia. 
  3. Hipotesis ilmiah harus bersifat falsifable (falsifable adalah tidak bisa diperiksa kesalahan-kesalahan sehingga belum dapat dianggap sebagai sains). 
  4. Eksperimen Ilmiah harus dapat diulang dalam kondisi yang sama. 
  5. Ilmu memandang adanya kesenjangan yang tidak dapat dijelaskan dala teori atau juga bukti kecurigaan. 
  6. Ilmu membutuhkan adanya upaya objektivitas, baik dari kontrol variabel dan bias. 
  7. Ilmu menuntut penggunaan kejujuran dari metode ilmiah dan juga laporan jujur
  8. Sains tidak menerima kebetulan atau juga korelasi yang tidak terbukti. 
  9. Persimoni atau juga kesederhanaan atau penjelasan yang sederhana. 

Tujuan Sains 

Segala sesuatu memiliki tujuan. Sains dengan perannya saat ini, tentu menghasilkan suatu model yang dapat digunakan untuk mengungkap realitas. Hal demikian dapat dilakukan dengan menggunakan beberap penyelidikan ilmiah. Penyelidikan ilmiah tersebut terdiri dari bentuk metode antara lain sebagai berikut.
1. Observasi
2. Hipotesis
3. Prediksi
4. Penelitian
5. Kesimpulan
Pengertian sains secara etimologi berasal dari bahasa Latin yakni "Scientia" yang dapat diartikan sebagai "pengetahuan" atau "mengetahui". Setelah itu, lahirlah kata Science yang diketahui berasal dari bahasa Inggris. Sedangkan pengertian sains secara terminologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena alam dan mengungkap fenonema yang terkandung didalamnya yang dijabarkan melalui metode ilmiah.
Ilustrasi: Pengertian Sains, Tujuan, Ciri & Sains Menurut Para Ahli

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Sains, Tujuan, Ciri & Sains Menurut Para Ahli. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat bagi kehidupan sekitar. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Wednesday, November 8, 2017

+10 Pengertian Getaran, Jenis Getaran, Rumus Getaran dan Contoh Soal Getaran

Pengertian Getaran | Inilah arti getaran yang sering dipakai dalam mengartikan pengertian getaran. Tahukah anda mengenai apa yang dimaksud dengan getaran?? Nah, jika anda masih belum mengetahuinya, maka anda sudah beruntung telah mengunjungi artikelsiana.com. Karena disini kami akan membahas tentang pengertian getaran, jenis getaran, rumus getaran dan contoh soal getaran secara lengkap. Oleh sebab itulah, mari kita menyimak ulasan yang terdapat di bawah ini.

Pengertian Getaran, Jenis Getaran, Rumus Getaran dan Contoh Soal Getaran

Pengertian Getaran

Getaran adalah suatu gerakan bolak-balik yang terdapat pada sekitar titik keseimbangan dimana kuat lemahnya telah dipengaruhi oleh besar kecilnya energi yang diberikan. Satu getaran frekuensi adalah satu kali gerak bolak-balik penuh.

Getaran merupakan suatu peristiwa gerak bolak-balik secara teratur pada suatu benda lewat satu titik seimbang. Karena terjadi secara teratur maka getaran seringkali juga disebut dengan gerak periodik. Kuat atau lemahnya pergerakan pada benda tersebut telah dipengaruhi oleh adanya jumlah energi yang diberikan. Semakin besar energi yang diberikan maka semakin kuat juga getaran yang terjadi. Satu getaran sama dengan satu kali gerakan bolak-balik penuh dari benda tersebut. Adapun contoh sederhana getaran yakni gerakan pegas yang telah diberikan beban, misalnya pemanfaatan pegas untuk menjadi ayunan anak.

Getaran Pada Bandul Sederhana

Gambar dibawah ini adalah salah satu contoh getaran pada bandul sederhana, berdasarkan pada bandul tersebut dimana satu kali getaran adalah satu kali pergerakan bandul dari titik A - B - C - B - A. Satu kali getaran juga dapat dihitung titik mulainya dengan titik B atau titik C.

Getaran Pada Pegas


Pada gambar yang kedua termasuk contoh getaran pada pegas yang sudah diberikan beban. Satu kali getaran pada pegas tersebut semisal B - A - C - A - B dimana satu getaran juga bisa kita hitung dari titik mulainya dengna titik A atau pada titik C.

B. Amplitudo

Pengertian amplitudo adalah suatu simpangan terjauh dari titik keseimbangan. Amplitudo bisa kita artikan sebagai jarak paling jauh dari titik keseimbangan ketika terjadi getaran. Perhatikan kembali pada gambar bandul dan pegas sederhana yang ada di atas.
Pada gambar bandul, untuk titik keseimbangannya merupakan titik B, dan amplitudonya yaitu BA dan BC. Karena semakin lama gerakan bandul maka akan semakin kecil, sehingga pada titik getaran pertamalah yang merupakan amplitudo dari bandul tersebut. Kemudian, pada gambar pegas, untuk titik keseimbangan merupakan titik A, dan amplitudonya yaitu AB dan AC. Karena semakin lamanya gerakan pegas juga maka akan semakin melemah, jadi getaran pertamalah yang merupakan amplitudo pada pegas tersebut

C. Frekuensi

Frekuensi getaran merupakan banyaknya jumlah getaran yang terjadi pada setiap satu detik. Satuan frekuensi dalam sistem Internasional yaitu Hertz (Hz). Dalam Fisika, Frekuensi itu disimbolkan dengan menggunakan huruf "f" dan rumusnya:



Keterangan :

t = Waktu (satuannya sekon disingkat s)
n = Jumlah getaran
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz).

D. Periode


Periode merupakan waktu yang dibutuhkan untuk dapat melakukan satu kali getaran. Satuan periode pada sistem internasional yaitu sekon (s). Dalam ilmu Fisika, Periode itu disimbolkan dengan menggunakan huruf "T" dan rumusnya:


Keterangan:

n = Jumlah getaran

t = Waktu (satuannya sekon disingkat s)
T = Periode (satuannya sekon disingkat s).

Periode dan frekuensi itu saling berkaitan dan bisa dihubungkan satu dengan yang lainnya. Periode termasuk kebalikan dari frekuensi demikian juga sebaliknya. Oleh sebab itulah, diperoleh persamaan:



Keterangan :

f = Frekuensi (satuannya Hertz disingkat Hz)

T = Periode (satuannya sekon disingkat s).

E. Jenis-jenis Getaran


Secara umum dikenal terdapat dua macam jenis getaran yang berdasarkan proses terjadinya getaran yakni:

- Getaran Bebas

Getaran bebas termasuk getaran yang terjadi saat sistem mekanis dimulai dengan adanya gaya awal yang bekerja di sistem itu sendiri. Kemudian dibiarkan bergetar secara bebas. Pada getaran bebas akan dapat menghasilkan frekuensi yang natural karena adanya sifat dinamika dari distribusi massa dan kekuatan yang bisa membuat getaran. Contohnya yaitu bandul yang ditarik kemudian selanjutnya dilepaskan dan dibiarkan menghasilkan getaran hingga pergerakan bandul tersebut menjadi berhenti.

- Getaran Paksa

Getaran Paksa adalah getaran yang terjadi saat gerakan bolak-balik karena munculnya gaya luar yang secara paksa dapat menciptakan getaran pada sistem. Adapun contohnya yaitu getaran rumah yang roboh saat terjadi gempa.

Contoh Soal Getaran


Sebuah bandul digetarkan sehingga selama 1 menit menghasilkan 40 getaran. Tentukan periodenya?

Penyelesaian :

Diketahui :
t = 1 menit = 60 s
n = 40 getaran

Ditanya : T = ?

Jawab :

T= t/n

T=60/40= 1,5 s

Jadi, sebuah bandul mempunyai nilai periode nya 1,5 s

Demikianlah informasi tentang Pengertian Getaran, Jenis Getaran, Rumus Getaran dan Contoh Soal Getaran. Semoga informasi ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua apalagi untuk anda yang sedang mencari kunci jawaban soal getaran.

Thursday, August 3, 2017

Getaran: Pengertian, Ciri, Jenis-Jenis Getaran, & Rumus & Contohnya

Getaran, ada getaran pada saat pertama kali bertemu denganmu. Hatiku bergetar melihat suatu penindasan. Namun, apakah itu definisi getaran?. Tentu tidak, itu hanya kiasan saja dalam sebuah pergerakan. Sedangkan dalam fisika, atau pendidikan formal. Getaran memiliki definisi yang berbeda dengan orang yang sok puitis.

Hal tersebut, tidaklah bisa juga kita nafikan atau katakan tidak benar jika kata getaran di gunakan sebagai sebuah penganalogian sesuatu. Mengapa? karena terdapat juga ilmu tersendiri akan hal itu. Yang biasanya, batasan-batasan dalam penggunaan kata dalam sebuah cabang ilmu tersebut kini sepanjang bacaan penulis, hampir dapat digunakan keseluruhannya.

Tapi, pada kali ini. penulis akan menginformasikan kepada teman-teman mengenai Getaran yang diantaranya membahas mengenai pengertian getaran, ciri-ciri getaran, jenis-jenis getaran, rumus-rumus getaran dan contoh getaran.

Biasanya, informasi getaran dipaketkan dengan gelombang. Mengapa? Getaran dalam bangku pelajaran yang setahu penulis merupakan satu bab antara getaran dan gelombang. Adapun mengenai gelombang juga telah penulis tuliskan.

Mulai dari pengertian gelombang, jenis-jenis gelombang, sifat-sifat gelombang dan pembagian gelombang juga penulis telah informasikan. Bagi teman-teman yang juga ingin membacanya dapat teman-teman lihat artikel terkait dibawah ini..

Artikel Terkait: 

Pengertian Gelombang, Sifat, & Jenis-Jenis Gelombang Serta Contoh Gelombang 
Gelombang Mekanik: Pengertian, Ciri, Jenis-Jenis Gelombang Mekanik & Contohnya 
Gelombang Elektromagnetik: Pengertian, Sifat, Macam-Macam, Manfaat & Rumusnya
Begitu juga dalam informasi getaran pada kali ini, penulis akan mengusahakan seprofesional mungkin untuk mendalami getaran. Setahu penulis sendiri, getaran itu ketika pada saat di depan PDKT terus mau nembak, atau getaran itu pada saat diputusin sama pacar, nyesek minta ampun. Atau getaran pada saat bapak cewe menerima lamaran gua. Serasa bergetar di dada.

Itu sedikit lelucon buat teman-teman. Mohon maaf kepada teman-teman yang lagi jones atau jomblo ngenes dan sampai baper karena membaca pembuka penulis. Itu tanda anda sedang mendalami definisi getaran yang sesungguhnya. Namun, saran penulis kepada anda, coba getarkan hati anda. hahah. Agar tidak baper dan sedih, informasi getaran dapat teman-teman lihat dibawah ini..

Pengertian Getaran, Apa itu? 

Pengertian Getaran - Getaran adalah gerak bolak balik suatu partikel secara priodik melalui titik seimbangnya. Dalam satu getarakan terjadi satu kali gerakan bolak balik. Contoh getaran secara sederhana adalah getaran beban yang tergantung pada ujung pegas, getaran pada bandul, getaran senar gitar saat dipetik, getaran atom pada zat padat, dll. 

Ciri-Ciri Getaran

Ciri-Ciri Getaran terbagi atas tiga yakni periode, frekuensi dan amplitudo. Penjelasan macam-macam ciri-ciri getaran adalah sebagai berikut.
  1. Arti Priode getaran adalah waktu yang diperlukan dalam melakukan satu getaran lengkap. Ciri getaran ini yakni Priode dilambangkan dengan T. Satuan periode dalam SI adalah sekon. 
  2. Frekuensi. Pengertian frekuensi sendiri adalah banyaknya getaran sempurna yang dilakukan selama satu satuan waktu seperti satu sekon. Ciri getaran frekuensi ini disimbolkan dengan f dan adapun satuan frekuensi dalam SI adalah Hertz (Hz) atau S-1. 
  3. Definisi Amplitudo getaran adalah jarak antara titik keseimbangan dengan posisi maksimum. Pada jenis ciri getaran Amplitudo ini, dilambangkan dengan A dan bersatuan dalam SI adalah meter. 
Pristiwa getaran selalu ditandai oleh amplitudo atau simpangan maksimum dan frekuensi. Periode tidak bergantung dari amplitudo. Periode tidak bergantung pada Amplitudo. Periode berbanding terbalik dengan frekuensi. 

Jenis-Jenis Getaran

Adapun jenis-jenis getaran terbagi dua. Jenis getaran tersebut adalah getaran mekanis dan getaran nonmekanis. 
  1. Getaran mekanis sebagai salah satu jenis-jenis getaran memiliki arti. Pengertian getaran mekanis adalah getaran suatu benda yang bergetar mengalami suatu pergeseran linear atau pergeseran sudut.Adapun contoh dari salah satu jenis-jenis getaran atau contoh getaran mekanis adalah jung pegas, getaran pada bandul, getaran senar gitar saat dipetik, getaran atom pada zat padat, dll.
  2. Sedangkan getaran nonmekanis yang juga jenis-jenis getaran selain dari getaran mekanis memiliki pengertian sebagai suatu gerakan yang melibatkan adanya perubahan pada besaran-besaran fisika. Adapun contoh gerakan nonmekanis adalah medan listrik dan juga medan magnet. 
Selain dari pada itu, jenis-jenis getaran juga disebut dengan getaran bebas dan getaran paksa. 
  1. Getaran Bebas. Getaran Bebas adalah getaran yang terjadi saat sistem mekanis dimulai dengan adanya gaya awal yang bekerja pada sistem itu sendiri, kemudian dibiarkan dengan bergetar secara bebas. Getaran bebas kemudian akan menghasilkan frekuensi yang natural karena dapat bersifat dinamika dan disitribusi massa dan kekuatan yang membuat getaran. Contohnya bandul pada saat ditarik kemudian dilepaskan dan dibiarkan hingga menghasilkan suatu getaran sampai pergeran bandul tersebut dapat berhenti. 
  2. Getaran Paksa. Arti dari getaran paksa, adalah getaran yang terjadi saat gerakan bolak-balik karena terdapat gaya luar yang secara paksa menciptakan suatu getaran pada sistem. Contohnya getaran rumah yang roboh ketika gempa. 

Rumus Getaran


1. Rumus Frekuensi 
F = n / t
Keterangan :
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)
n = Jumlah Getaran
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s) 

2. Rumus Periode
T = t / n
Keterangan :
T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
t = Waktu (Satuannya Sekon disingkat s)
n = Jumlah Getaran

3. Rumus Hubungan Priode dan Getaran
T = 1 / f dan F = 1 / T
Keterangan :
T = Periode (Satuannya Sekon disingkat s)
f = Frekuensi (Satuannya Hertz disingkat Hz)

Contoh Getaran

Gambar dibawah ialah contoh getaran pada bandul sederhana, berdasarkan pada bandul tersebut, Satu Kali Getaran ialah satu kali pergerakan bandul dari titik A ? B ? C ? B ? A. Satu Kali getaran juga bisa dihitung titik mulainya dengan titik B atau Titik C.

Kemudian Pada Gambar kedua adalah contoh Getaran pada pegas yang diberikan beban. Satu Kali Getaran pada Pegas Tersebut misalnya B ? A ? C ? A ? B. Satu Kali Getaran juga bisa dihitung dari titik mulainya dengan titik A atau Titik C.


Baca Juga:


Demikianlah informasi mengenai Getaran. Semoga informasi ini dapat menggetarkan pikiran kita dalam memahami dan tentunya dapat bermanfaat bagi teman-teman sendiri dan di lingkungan teman-teman. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

Gelombang Elektromagnetik: Pengertian, Sifat, Macam-Macam, Manfaat & Rumusnya

Gelombang elektromagnetik, merupakan gelombang yang kini menjamur di sekitar kita. Gelombang tersebut, di era saat ini sering kita terkena gelombang elektromagnetik. Namun hanya beberapa orang yang sadar akan gelombang elektromagnetik.

Sebelumnya, penulis juga telah menginformasikan mengenai pengertian gelombang, jenis-jenis gelombang, sifat-sifat gelombang. Tidak hanya itu, penulis juga telah menginformasikan pengertian gelombang mekanik, sifat, dan macam-macam gelombang mekanik.

Sehingga penulis berusaha untuk melengkapkan pembahasan mengenai gelombang dengan juga menginformasikan kepada teman-teman mengenai gelombang elektromagnetik baik dari pengertian gelombang elektromagnetik, sifat, macam-macam gelombang elektromagnetik, manfaat gelombang elektromagnetik dan contoh dari gelombang elektromagnetik.

Olehnya itu, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi teman-teman, dan jika terdapat kekurangan penulis menghaturkan kepada teman-teman sebuah ungkapan bahwa fisik dan berhubungan dengan MIPA bukanlah cakupan ilmu penulis saat ini. Sehingga terdapat kesusahan dalam menyederhanakan bahasa dan juga memberikan informasi lengkap kepada teman-teman mengenai gelombang elektromagnetik.

Namun, jika menurut teman-teman informasi ini bermanfaat, penulis berharap teman-teman dapat membagikan informasi ini, agar teman-teman yang lain dapat mengetahuinya. Sebelumnya kita telah mempelajari dari sebuah gelombang mekanik misalnya gelombang air, gelombang tali, dan gelombang bunyi. Sedangkan gelombang ini membutuhkan suatu medium untuk perambatannya. 

Terdapat satu jenis gelombang yang tidak memerlukan suatu medium dalam perambatannya. Gelombang tersebut dinamakan dengan gelombang elektromagnetik. Penemuan gelombang elektromagnetik tersebut telah membuka jalan bagi penemuan berbagai perangkat teknologi khususnya teknologi komunikasi misalnya radio, radar dan televisi.

Artikel Terkait: 
Gelombang Mekanik: Pengertian, Ciri-CIri, Jenis-Jenis Gelombang Mekanik & Contohnya 
Pengertian Gelombang, Sifat-Sifat & Jenis-Jenis Gelombang Serta Contoh Gelombang

Pengertian Gelombang Elektromagnetik, Apa itu? 

Pengertian Gelombang Elektromagnetik adalah gelombang yang merambat tanpa dengan memelurkan zat perantara atau medium. Contohnya, cahaya. Hasil percobaan sebelumnya telah mengungkapkan, terdapat tiga aturan gejala dalam kelistrikan, yakni: 
  1. Hukum Coulumb: muatan listrik menghasilkan medan listrik yang kuat
  2. Hukum Biot-Savart: Aliran muatan (arus) listrik menghasilkan medan magnet di sekitarnya. 
  3. Hukum Faraday: Perubahan medan magnet dapat menimbulkan suatu medan listrik. 
Gelombang elektromagnetik merupakan pancaran dari perubahan dari medan magnet dan medan listrik yang menjadi terus menerus. Gelombang medan listrik selalu berada tegak lurus dengan gelombang medan magnet. Kemudian Maxwel berhasil dalam menentukan dalam cepat rambatnya gelombang elektromagnetik. Cepat rambat gelombang elektromagnetik tersebut merupakan sama dengan cepat rambat cahaya. Dengan demikian, cahaya merupakan gelombang elektromagnetik.

Prinsip-Prinsip Gelombang Elektromagnetik

Terdapatprinsip gelombang elektromagnetik yang dikenal: 
  1. Arus listrik pada suatu konduktor dapat menimbulkan medan magnetik yang arahnya dapat melingkari konduktor tersebut (hukum ampere). 
  2. Konduktor yang dapat bergerak memotong garis medan magnetik yang menimbulkan ggk induksi pada konduktor itu.
  3. Perubahan fluks magnetik pada suatu kumparan kawat konduktor yang dapat menimbulkan arus induksi (hukum faraday). 
  4. Kemudian di tahun 1855, James Clerk Maxwell, menambahkan satu prinsip lagi, Ide saya menambah prinsip sangat sederhana sekali. Saya ingin dunia bersimetri dalam memegang peranan penting. Jadi jika perubahan fluks magnetik dapat menghasilkan medan listrik, maka terjadi suatu perubahan fluks listrik tentunya akan menghasilkan medan magnetik. Tidak berhenti disitu, maxwell kemudian merumuskan satu prinsip tersebut dengan rumus matematika yang dikenal dengan nama hukum-hukum Maxwell, dimana Maxwell mengatakan bahwa gelombang dapat merambat di ruang hambat yang hanya terdiri dari medan listrik dan medan magnetik yang dinamakan dengan gelombang elektromagnetik. 

Sifat-Sifat Gelombang Elektromagnetik

  1. Tidak memerlukan media rambat
  2. Termasuk gelombang transversal dan memiliki sifat yang sama seperti gelombang transversal
  3. Tidak membawa massa, namun membawa energi
  4. Enegi yang dibawa sebanding dengan besar frekuensi gelombang
  5. Medan listrik (E) selalu tegak lurus terhadap medan magnet (B) dan sefase
  6. Memiliki momentum
  7. Dibagi menjadi beberapa jenis tergantung frekuensinya (atau panjang gelombangnya)

Macam-Macam Pemanfaatan Gelombang Elektromagnetik

Macam-Macam pemanfaatan gelombang elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut. 
  1. Sinar Gamma dapat mengecek keretakan hasil dari pengelasan logam, untuk membunuh sel kanker.
  2. Sinar X mampu mendeteksi organ-organ tubuh bagian dalam, mengambil sebuah gambar tulang yang berada dalam tubuh, analisis struktur kristal. 
  3. Ultraviolet yang mampu menentukan kandungan dari suatu bahan, yang digunakan pada lampu neon. 
  4. Sinar tampak (mejikuhibiniu): berguna dalam fotosintesis pada tumbuhan 
  5. Inframerah digunakan dalam foto inframerah, remote control
  6. Gelombang mikro untuk komunikasi radar, microwavie penggunaan gelombang mikro untuk radar dapat mendeteksi kedudukan suatu pesawat terbang. Jarak pesawat terbang atau kedalaman laut dapat ditentukan dari persamaan sebagai berikut. 
  7. Gelombang radio kini digunakan untuk komunikasi radio dan juga teleskop. 

Spektrum Gelombang Elektromagnetik 

Macam-macam gelombang elektromagnetik terdiri dari sinar gamma, radio, cahaya, sinar x, mikro gelombang dll. Macam-macam gelombang tersebut hanya berbeda atas panjang gelombang dan juga frekuensinya.

Interval tersebut sering tidak terdefinisikan secar abenar dan terkadang tidak sesuai. Contohnya gelombang elektromagnetik yang diperkirakan 0,1 nm atau disebut dengan sinar X, namun gelombang ini juga berasal dari radioaktivitas nuklir yang disebut dengan sinar gamma.

Mata manusia peka terhadap radiasi atau gelombang elektromagnetik dari kira-kira 400 hingga 700 nm (nanometer), suatu jangka yang disebut cahaya tampak. Gelombang elektromagnetik dengan panjang gelomabang yang sedikit kurang dari gelombang cahaya tampak disebut sinar ultraviolet.

Sinar ultraviolet yang umumnya berasal dari matahari, dan gelombang dengan panjang gelombang yang sedikit lebih panjang daripada gelombang cahaya tampak disebut gelombang inframerah. Tidak ada batas pada panjang gelombang elektromagnetik; dengan kata lain, semua panjang gelombang (atau frekuensi) secara teoritis mungkin.


    Rumus Gelombang Elektromagnetik 


    Baca Juga:


    Demikianlah informasi ini mengenai gelombang elektromagnetik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan teman-teman. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-teman. 

























    Gelombang Mekanik: Pengertian, Ciri, Jenis-Jenis Gelombang Mekanik & Contohnya

    Sebelumnya, penulis telah menginformasikan mengenai pengertian gelombang, sifat dan jenis-jenis gelombang beserta contoh. Pada kali ini, penulis juga akan kembali mengulang beberapa informasi mengenai gelombang yang pernah penulis tuliskan sebelum masuk ke pengertian gelombang mekanik, jenis-jenis gelombang mekanik, ciri-ciri gelombang mekanik dan contoh gelombang mekanik. 

    Pengulangan informasi mengenai gelombang, menyoal definisi atau pengertian gelombang tersebut. Mengapa penulis harus mengulangnya? Yah, terserah penulis mau mengulang informasi tersebut atau tidak. Itu yang pertama. 

    Sedangkan yang kedua adalah yah penulis juga memperhatikan teman-teman. Pada dasarnya proses pembelajaran jika selalu di pelajari, diucapkan, dan dilakukan atau diperaktekkan, mampu untuk meningkatkan daya ingat kita terhadap sesuatu tersebut seperti halnya mengenai pengertian gelombang dll. 

    Contohnya, ketika pada saat anda masih di bangku SD anda mengingat semua nama-nama teman kelas teman-teman, namun pada saat menginjak dewasa atau tidak bertemu dalam jangka puluhan tahun, akan membuat ingatan tentang teman-teman akan terlupakan. 

    Namun, jika komunikasi dengan teman-teman Sekolah Dasar (SD) kita masih tetap terjaga, tentu walaupun nama dan sifat-sifatnya masih dapat kita ingat. Mengapa? karena komunikasi tersebut merupakan impuls atau ransangan yang mengangkat kembali kenangan dengan teman-teman kita. 

    Seperti itu pulalah maksud penulis mengapa ingin mengulang informasi kemarin mengenai gelombang, agar pembahasan mengenai gelombang, tidak lagi pada pengetahuan yang sifatnya menghafal tapi telah dipahami. 

    Sehingga, ketika kita, penulis dan teman-teman ingin menyampaikan contoh pengertian gelombang atau pengertian gelombang mekanik, tidak lagi berdasarkan kata-kata yang pernah teman-teman baca atau lihat, melainkan sesuai dengan kata-kata atau argumentasi teman-teman sendiri. 

    Apakah teman-teman ingin mendefinisikan gelombang berdasarkan sebuah analogi, atau ingin mendefinisikan menggunakan bahasa daerah teman-teman sendiri, tidak jadi masalah. Akan tetapi, bentuk penyederhanaan definisi gelombang atau gelombang mekanik harus sesuai dengan teori atau apa yang teman-teman pernah baca. 

    Sebagaimana ungkapan penulis diatas ingin mengulang beberapa informasi tersebut, yah hanya mengulang beberapa informasi, tidak keseluruhannya. Alasannya, penulis juga manusia yang mengalami kelelahan, apalagi ingin menuliskan semua informasi mengenai gelombang secara umum. 

    Olehnya itu, penulis hanya akan mengulang informasi gelombang pada pengertian gelombang itu sendiri. Pengertian Gelombang adalah getaran yang merambat dari gerak gelombang yang dapat dipandang sebagai suatu perpindahan momentum dari suatu titik di dalam ruang ke titik yang lainnya tanpa perpindahan

    atau Pengertian Gelombang secara sederhana adalah getaran yang merambat melalui suatu medium. Jika teman-teman ingin tahu lebih jauh, tidak hanya mengenai pengertian gelombang atau informasi sebelumnya, teman-teman dapat membuka link dibawah ini..

    Artikel Terkait: 
    Pengertian Gelombang, Sifat & Jenis-Jenis Gelombang
    Penulis menyarankan kepada teman-teman, untuk membacanya sebelum melihat informasi dibawah ini, informasi mengenai pengertian gelombang mekanik, jenis-jenis gelombang mekanik, ciri-ciri gelombang mekanik, dan contoh gelombang mekanik. Mengapa? seperti biasa dalam beberapa pembuka informasi yang penulis tulis, menyarankan teman-teman untuk membuka informasi yang terkait atau yang sistematis. Agar, pegetahuan kita, biasa luas dan mendalam tentang sesuatu yang ingin kita bahas.

    Sehingga, apa yang ingin kita bahas atau ingin kita ketahui, tidak terjadi sebuah keterputusan pengetahuan didalamnya. Kan aneh dan lucu, jika ada yang bertanya, contohnya dalam lingkungan sehari-hari: kita membahas mengenai pengertian gelombang mekanik, dan telah mengetahuinya.

    Kemudian, ternyata beberapa orang atau terdapat orang yang bertanya, "sebelum membahas mengenai gelombang mekanik, apa dulu definisi atau pengertian gelombang?". Jika kita tidak mengetahuinya, maka pembahasan inti kita atau yang ingin kita bahas sebenarnya yakni gelombang mekanik, walaupun lengkap dan kita paham. Maka sama saja, hasilnya dimata pendengar akan terasa hambar dan kurang dipercayai.

    Seperti itulah maksud penulis, mengapa menyarankan teman-teman untuk membaca artikel terkait yang penulis sertakan diatas. Apabila teman-teman telah membaca informasi terkait mengenai pengertian gelombang dll. Baiklah, teman-teman dapat melihat informasi mengenai pengertian gelombang mekanik, jenis-jenis gelombang mekanik, ciri-ciri gelombang mekanik, dan contoh gelombang mekanik dibawah ini. Namun, jika teman-teman tidak ingin membaca informasi terkait tersebut, yah terserah teman-teman sajalah. 

    Gelombang Mekanik

    Pengertian Gelombang Mekanik - Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium dalam pergerakannya. Jenis-jenis gelombang mekanik dapat dibedakan dengan meninjau bagaimana gerak partikel materi yang dihubungkan kepada arah penjalaran gelombang itu sendiri, yaitu :

    1. Gelombang Transversal
    Gelombang (gangguan) yang arah gerak partikel yang mengangkut gelombang tersebut tegak lurus terhadap arah penjalaran gelombang itu sendiri. Contoh gelombang transversal: Gelombang tali, gelombang dalam seismik (gempa bumi) yang dikenal sebagai gelombang geser (shear wave), gelombang cahaya dan gelombang permukaan air.

    2. Gelombang Longitudinal
    Gelombang (gangguan) yang arah gerak partikel yang mengangkut gelombang tersebut bolak-balik (sejajar) sepanjang arah penjalarannya. Contoh gelombang longitudinal : Gelombang pada pegas dan gelombang bunyi di udara.

    Ciri-Ciri Gelombang Mekanik: 

    •  Memerlukan medium untuk menjalar
    •  Persamaan Newton
    •  Gelombang longitudinal dan transversal

    Contoh Gelombang Mekanik 

    • Gelombang tali
    • Gelombang permukaan air
    • Gelombang seismik
    • Gelombang tegangan
    • Gelombang akustik

    Baca Juga:

    Bunyi Hukum Newton (1,2,3) Rumus & Contoh di Kehidupan Sehari-Hari 
    Cara Menghitung Jangka sorong dengan Mudah 
    Pengetian Konduksi, Konveksi dan Radiasi
    Pengertian, Bentuk, Ciri-Ciri dan Macam-Macam Galaksi
    Pengertian Alat Optik dan Macam-Macam Alat Optik

    Demikianlah informasi mengenai Gelombang Mekanik. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan kita bersama dan tentunya bermanfaat di lingkungan sekitar kita. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman. 

    Wednesday, August 2, 2017

    Pengertian Gelombang, Sifat, & Jenis-Jenis Gelombang Serta Contoh Gelombang

    Membahas mengenai Gelombang, jujur bukanlah persoalan mudah. Mengapa? Gelombang merupakan bagian dari pelajaran fisika dan merupakan kisah rumit bagi penulis untuk menjelaskan bagaimana fisika itu menjadi teramat membosankan. Apalagi, sewaktu dalam pembahasan Gelombang tersebut, yah penulis tidaklah cukup mengerti dengan bentuk penyampaian guru dan juga mengenai pembahasan gelombang.

    Namun, saat menuliskan informasi ini, penulis juga merasakan dampaknya dalam membahas mengenai Gelombang. Walaupun hanya membahas mengenai luar dari gelombang, yakni pengertian gelombang, sifat, dan juga jenis-jenis gelombang atau macam-macam gelombang, tapi itu sudah cukup membuat penulis untuk menggaruk kepala dan kembali membuka buku-buku pelajaran dan juga berbagai jurnal mengenai gelombang.

    Disatu sisi untuk kembali mengingat atau mengisi kepala ini, dan tentunya memberikan informasi yang seakurat mungkin untuk teman-teman dapat pelajari nantinya. Penulis juga menyarankan kepada seluruh teman-teman, untuk berhenti tidur dikelas, bolos dan bermain-main pada pelajaran MIPA atau IPA karena hal tersebut sangat penting untuk perkembangan zaman saat ini yang sarat akan sains dan juga teknologi.

    Berbagai perambaan canggih atau era gadget, smartphone dll, merupakan suatu akselerasi atau percepatan perkembangan dan kemajuan dunia dan pola pikir manusia. Yang sebagian besar dari teknologi sekarang ini tidak terlepas dalam informasi pada kali ini yakni Gelombang.

    Dan pada akhirnya, penulis kini menyelesai perbuatan doa dan khilaf baik sebelum menuliskan informasi ini, terlebih lagi pada saat menuliskan informasi ini. Maaf kepada seluruh teman-teman yang secara tidak sengaja dan sengaja membaca informasi gelombang, toh jadinya membaca informasi masa abu-abu penulis dalam mempelajari gelombang.

    Sebagaimana juga kita ketahui bersama-sama teman-teman, bahwa gelombang dalam mendefinisikan atau mengartikan tidak rumit, serumit menempak PDKT atau ketika pacar lagi ngambek, tapi gelombang dalam pembahasannya memiliki jenis-jenis seperti gelombang mekanik, gelombang elektromagnetik.

    Dan dari segi arah rambat dan getarannya juga dibagi menjadi dua yakni gelombang tranversal, dan juga gelombang longitudinal yang keseluruhan dari jenis-jenis gelombang tersebut, memiliki definisi dan rumus yang betul-betul menguras energi.

    Tapi, bukan artikel bermanfaat, jika teman-teman tidak mendapat manfaat dari informasi pada kali ini. Tentunya, penulis akan bersikap profesional walaupun dipaksakan. Semoga saja sesuai dengan apa yang teman-teman harapkan dalam pembahasan gelombang pada kali ini, baik dari segi pengertian gelombang, jenis-jenis gelombang dan juga sifat-sifat gelombang tersebut.

    Pengertian Gelombang

    Kemajuan ilmu pengertian dan teknologi, juga turun mengundang dorongan ditemukannya alat pengirim dan penerima informasi. Perkembangan dalam pengirim dan peneriman ini, memiliki cara kerja dengan mengirim atau menerim gelombang. Disadari atau tidak, setiap makhluk hidup yang terdapat di bumi ini juga hidup dalam lautan gelombang.

    Misalnya, sinar matahari, sinar komis yang setiap saat menghantam bumi, suara bising yang terdapat di jalan, gelombang radio, dan berbagai suara dan apa yang kita lihat dan tidak kita dengar atau lihat.

    Sayangnya hanya sedikit gelombang yang dapat terlihat oleh mata manusia secara langsung, misalnya hanya gelombang laut dan gelombang diam senar gitar.

    Pengertian Gelombang adalah getaran yang merambat dari gerak gelombang yang dapat dipandang sebagai suatu perpindahan momentum dari suatu titik di dalam ruang ke titik yang lainnya tanpa perpindahan atau pengertian Gelombang secara sederhana adalah getaran yang merambat melalui suatu medium.

    Dan gelombang juga memiliki besaran seperti :

    • Frekuensi (F), dengan menggunakan satuan Hz
    • Cepat rambat (v), dengan satuan m/s
    • Amplitudo (A), dengan menggunakan satuan m
    • Simpangan (y), dengan menggunakan satuan m
    • Panjang gelombang (I), dengan menggunakan satuan m
    • Periode (T), dengan menggunakan satuan sekon
    • Jarak tempuh gelombang (X), dengan menggunakan satuan m
    • Jenis-jenis gelombang
    • Waktu tempuh gelombang (t), dengan menggunakan satuan sekon

    Sifat-Sifat Gelombang

    Gelombang memiliki beberapa sifat-sifat umum, yakni:

    1. Gelombang Mengalami Pemantual atau Sifat Refleksi
    Setiap dari pemantulan gelombang, akan berlaku sudut datang gelombang, yang sama dengan sdut pantulnya. Gelombang datang, kemudian garis normal dan gelombang pantul akan terletak pada satu bidang datar.

    Pembantulan tersebut, pada contohnya dapat terlihat pada dinding kola, jika permukaan air kolan tenang dan kemudian diberikan usikan atau gangguan maka yang terlihat permukaan air akan timbul gelombang yang berbentuk lingkaran mengembang. Jika gelombang sampai ke dinding kolam, maka yang terjadi timbul juga gelombang pantul, namun arah mengembang tersebut berlawanan arah dengan gelombang datang.

    2. Gelombang Mengalami Pembiasan atau Sifat Refraksi
    Jika terdapat perambatannya, suatu gelombang dapat melewati bidang batas dua medium, maka arah dari gleombang yang datang, mengalami sebuah pembelokan. Arah dari pembelokan gelombang tersebut disebut dengan pembiasan. Adapun hukum yang menyebut hal ini adalah hukum Snellius yang menyebutkan bahwa "bila gelombang datang dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat maka gelombang akan dibiaskan mendekati garis norma, dan sebaliknya.  Jadi dalam pembiasan gelombang besar kecepatan gelombang akan berubah, demikian juga panjang gelombangnya akan berubah, yang tetap adalah frekuensi gelombang.

    3. Gelombang Mengalami Penggabungan atau Sifat Interferensi
     Apa yang terjadi bila dua buah gelombang atau lebih saling bertemu? Pada benda pertemuan akan menyebabkan terjadinya tumbukan, benda yang satu akan terpental dari benda yang lain. Tumbukan seperti itu tidak pernah terjadi pada gelombang, dua gelombang yang bertemu akan saling lewat begitu saja seakan ? akan merambat sendiri ? sendiri tanpa halangan.

    Untunglah demikian, karena jika tidak kita tentu mengalami banyak kesulitan dalam berkomunikasi. Orang yang bercakap ? cakap tidak akan dapat mendengarkan perkataan lawan bicaranya karena terbentur oleh suaranya sendiri.

    Dengan menggunakan sebuah tangki riak juga dapat dilakukan percobaan untuk menentukan interferensi dua buah gelombang. Di dalam tangki riak akan ampak suatu pola akibat perpaduan antara dua buah gelombang. Perpaduan antara dua buah gelombang atau lebih pada suatu tempat pada saat yang bersamaan itulah yang disebut interferensi.

    4. Gelombang Mengalami Lenturan atau Sifat Difraksi
    Bila suatu gelombang melewati suatu penghalang yang mempunyai celah sempit, maka menurut Huygens, titik ? titik pada celah yang sempit itu akan menjadi sumber gelombang yang baru dan meneruskan gelombang tersebut ke segala arah. Jadi yang melewati celah sempit itu akan mengalami lenturan yang disebut dengan difraksi.

    5. Gelombang Mengalami Dispersi
    Dispersi adalah penyebaran bentuk gelombang ketika merambat melalui suatu medium. Dispersi tidak akan terjadi pada gelombang bunyi yang merambat melalui udara atau ruang hampa. Medium yang dapat mempertahankan bentuk gelombang tersebut disebut medium nondispersi.

    6. Gelombang Mengalami Polarisasi 
    Polarisasi adalah peristiwa terserapnya sebagian arah getar gelombang sehingga hanya tinggal memiliki satu arah saja. Polarisasi hanya akan terjadi pada gelombang transversal, karena arah gelombang sesuai dengan arah polarisasi, dan sebaliknya, akan terserap jika arah gelombang tidak sesuai dengan arah polarisasi celah tersebut.

    1. Gelombang Mengalami Pemantual atau Sifat Refleksi, 2. Gelombang Mengalami Pembiasan atau Sifat Refraksi 3. Gelombang Mengalami Penggabungan atau Sifat Interferensi 4. Gelombang Mengalami Lenturan atau Sifat Difraksi   5. Gelombang Mengalami Dispersi  6. Gelombang Mengalami Polarisasi

    Jenis-Jenis Gelombang

    Kenyataan dalam mengklasifikasikan gelombang sangatlah beragam. Klasifikasi gelombang dapat didasarkan pada arah rambatnya, medium perambatannya, dan juga jenis-jenis gelombang berdasarkan dimensi penyebaran rambatannya dll. Namun, yang menjadi dalam pembahasan kali ini hanyalah dua klasifikasi gelombang atau jenis-jenis gelombang yakni menurut arah rambatnya dan kebutuhan medium perambatannya.

    A. Jenis-Jenis Gelombang Berdasarkan Arah Rambat dan Getarannya

    1. Gelombang Longitudinal

    Pengertian Gelombang Longitudinal adalah gelombang dengan arah gangguan sejajara dengan arah penjalarannya. Contoh gelombang longitudinal adalah gelombang bunyi yang di analog dengan pula longitudinal dalam suatu pegas vertikal di bawah tegangan dibuat berosilasi ke atas dan kebawah disebuah ujung maka sebuah gelombang longitudinal berjalan sepanjang pegas tersebut ,koil ? koil pada pegas tersebut bergetar bolak ?balik di dalam arah di dalam mana gangguan berjalan sepanjang pegas

    2. Gelombang Transversal
    Gelombang transversal adalah gelombang dengan gangguan yang tegak lurus arah penjalaran. Misalnya gelombang cahaya dimana gelombang listrik dan gelombang medan magnetnya tegak lurus kepada arah penjalarannya. Medan listrik dan medan magnet dari gelombang elektromagnetik adalah tegak lurus dan tegak lurus juga



    B. Jenis-Jenis Gelombang Berdasarkan Median dalam Perambatannya

    1. Gelombang Mekanik
    Pengertian Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium tempat merambat. Contoh gelombang mekanik gelombang pada tali, gelombang bunyi.

    2. Gelombang Elektromagnetik
    Pengertian Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang energi dan momentumnya dibawa oleh medan listrik (E) dan medan magnet (B) yang dapat menjalar melalui vakum atau tanpa membutuhkan medium dalam perambatan gelombangnya. Sumber gelombang elektromagnetik :
    • Osilasi listrik.
    • Sinar matahari menghasilkan sinar infra merah.
    • Lampu merkuri menghasilkan ultra violet.
    • Inti atom yang tidak stabil ? menghasilkan sinar gamma.
    • Penembakan elektron dalam tabung hampa pada keping logam menghasilkan sinar X (digunakan untuk rontgen).
    Keterkaitan antara medan listrik (E) dan medan magnet (B) diungkapkan dengan persamaan Maxwell. Persamaan Maxwell merupakan hukum yang mendasari teori medan elektromagnetik. Contoh dari gelombang elektromagnetik : Gelombang cahaya, gelombang radio.

    C. Jenis-Jenis Gelombang Berdasarkan Amplitudonya

    1. Gelombang Stasioner adalah gelombang yang memiliki amplitudo tidak tetap besarannya
    2. Gelombang Berjalan  adalah gelombang yang memiliki amplitudo yang tetap

    Baca Juga:

    Bunyi Hukum Newton (1,2,3) Rumus & Contoh di Kehidupan Sehari-Hari 
    Cara Menghitung Jangka sorong dengan Mudah 
    Pengetian Konduksi, Konveksi dan Radiasi
    Pengertian, Bentuk, Ciri-Ciri dan Macam-Macam Galaksi
    Pengertian Alat Optik dan Macam-Macam Alat Optik

    Demikianlah informasi mengenai gelombang. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Sekian dan terima kasih. Salam berbagi Teman-Teman.