Latest News

Showing posts with label PKN. Show all posts
Showing posts with label PKN. Show all posts

Sunday, September 10, 2017

Chauvinisme: Pengertian Chauvinisme, Contoh Sikap, Dampak & Menurut Para Ahli

Pengertian Chauvinisime adalah paham yang menganggap suku bangsa sendiri atau bentuk perasaan cinta, bangsa, royalitas yang tinggi, fanatisme ataupun kesetiaan terhadap negara tanpa mempertimbangkan pandangan dari orang lain. 

Arti Chauvinisme merupakan ajaran dan pahaman tentang fanatisme seseorang terhadap negaranya secara berlebihan dan sebaliknya merendahkan kualitas negara lain atau menganggap bangsa lain sebagai bangsa yang tidak baik. 

Bentuk Chauvinisme adalah sikap percaya dengan ciri-ciri chauvinisme dengan satu pandangan saja tanpa memikirkan baik buruknya pandangan lainnya. Sejarah chauvinisme dalam bentuk chauvinisme demikian merupakan istilah yang sudah banyak digunakan sejak tahun 1960. 

Chauvinisme merupakan tumbuh dari nasionalisme barat yang akhirnya melahirkan semangat dan pahaman agresif yang dimiliki oleh kaum pria terhadap wanita. Istilah demikian sampai sekarang tetap digunakan namun hanya segelintir saja yang mengetahui arti chauvinisime sebenarnya. 

Sejarah Chauvinisme dimana kata chauvinisme ini berasal, tidaklain dari seorang figur fiktif bernama Nicolas Chauvin yang merupakan tentara setia dari Napoleon Bonaparte. Walaupun Napoleon kalah dan dibuang, akan tetap Chauvin tetap setia. Hingga arti dan istilah chauvinisme dikonsepkan sama seperti chauvin. 

Dengan demikian, definisi atau pengertian chauvinisme berdasarkan konsep chauvinisme diatas dapat dikatakan bahwa pengertian chauvinisme adalah sebuah paham yang cenderung bersikap loyal atau pandangan kesetiaan seseorang terhadap sesuatu hal. Hal ini, memunculkan berbagai jenis-jenis chauvinisme seperti pandangan atau paham chauvinisme nasionalisme. 

Chauvinisme nasionalisme adalah suatu paham yang percaya kepada negaranya bahkan rela berkorban demi pandangan demikian. Seseorang yang memilih partai chauvin maka sangat yakin bahwa partai politiknya sangat fanatik. Chauvinisme dalam konteks politik ataupun negara dapat mempengaruhi seseorang untuk menyerang siapa saja yang mendukung partai yang berbeda atau mempunyai pandangan yang berbeda. 

Chauvinisme sering diartikan sebagai paham nasionalisme yang berarti paham yang merendahkan bangsa lain dan menjunjung tinggi bangsa sendiri dengna cara yang berlebihan. Hal ini membuat beberapa pihak bahwa sikap chauvinisme harus dihilangkan, ditolak, dan dihindari dalam diri rakyat Indonesia karena chauvinisme dapat mendorong pelanggaran ham chauvinisme ketika diterapkan. 

Alasan Chauvinisme Tidak Diterapkan di Indonesia

Tidak hanya itu, Chauvinisme sangat bertentang dengan Pancasila dan isi pasal yang terkandung didalamnya. Contoh demikian, penerapan chavunisme dalam pelajaran PKN, Sosiologi, dan berbagai informasi di media sosial termasuk wikipedia, dan juga dalam artikelsiana.com, hanya membahas arti chauvinisme dalam bentuk atau konsep memberikan informasi atau pemahaman terkait ideologi chauvinisme. 

Bukan sebagai bentuk untuk mempengaruhi dimana chauvinisme dalam ideologi Indonesia dapat dikatakan bertentangan karena melanggar Pancasila dan mendorong terjadinya pelanggaran HAM.

Paham Chauvinisme bertentangan dengan Sila Ketiga Pancasila yaitu "Persatuan Inonesia" sehingga paham ini tidak dibenakan tumbuh di Negara Indonesia yang dapat berakibat perpecahana dan pemberontakan. 

Dimana diketahui mengapa Chauvinisme bertentangan dengan Pancasila dalam Sila Ketiga karena Pancasila dalam Sial Ketiga merupakan pperwujudan persatuan sama rata diseluruh Indonesia, semua daerah mempunyai kesempatan yang sama untuk bersatu padu dan membangun pembangunan. 

Paham patriotisme dinilai lebih elok dan cocok untuk diterapkan karena berdasarkan pancasila dan cita cita proklamasi 17 agustus 1945. paham patriotisme adalah rasa cinta, bangga dan rela berkorban demi bangsa dan negara tanpa harus menghina bangsa lain atau meredndahkan bangsa lain yang hanya akan memicu perang besar yang berkepanjangan.

Contoh Chauvinisme yang pernah terjadi saat dikemukakan oleh A Hitler dengan suatu kalimat Deutschland Uber Alles in der Welt yang berarti bahwa "jerman di atas segala-galanya dalam Dunia". Contoh ini sering atau kerap kali di gunakan jerman untuk memberi semangat seperti pada kejuaraan sepakboleh Eropa Tahun 2000. 

Pengertian Chauvinisme Menurut Para Ahli 

Urgensi chauvinisme, membuat para ahli ikut memberikan gagasan atau pandangannya tentang definisi chauvinisme. Beberapa pengertian chauvinisme menurut para ahli, ada yang menganggap sebagai suatu paham yang berarti baik dan ada juga yang menganggap sebagai sesuatu paham yang berarti buruk. 

Namun, dalam penyampaian gagasan para ahli, terlihat bahwa chauvinisme merupakan hal yang berkonotasi untuk tidak digunakan sebagai suatu pahaman atau idelogi, terlebih lagi di negara Indonesia yang memiliki Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. Berikut pengertian chauvinisme menurut para ahli.. 

1. Inoviana (2014)
Menurutnya, pengertian chauvinisme yakni istilah yang dipergunakan untuk merujuk pada suatu kesetiaan ekstrim terhadap suatu pihak tanpa mau mempertimbangan pandangan alternative dari pihak lain.

2. Mirandalaurensi (2014)
Arti chauvinisme adalah suatu bentuk tindakan yang mengagung-agungkan negaranya akan tetapi menganggap negara lain remeh. Ciri khas chauvinisme ialah suka menghina terhadap negara lainnya.

3. St-Times (2013)
Mengatakan bahwa definisi chauvinisme  adalah rasa cinta terhdap tanah air secara berlebihan dengan mengagung-angungkan bangsa sendiri, dan meremehkan ataumerendahkan bangsa lain.

4. Wikidpedia
Pengertian chauvinisme menurut wikipedia adalah  suatu bentuk ajaran mengenai cinta terhdap tanah air  secara berlebihan-lebihan.

Negara yang Pernah Menerapkan Paham Chauvinisme 

Berbagai negara-negara didunia, pernah menggunakan atau menerapkan suatu paham yang banyak tidak disukai ini, ternyata pernah digunakan oleh negara maju saat ini. Contoh-contoh negara yang pernah menerapkan paham chauvinisme adalah sebagai berikut..

1. Jerman
Jerman yang pernah menjadi negara yang menganut ideologi atau paham chauvinisme ini yang notabene memiliki pemimpin kejam, kaku, memusuhi kaum yahudi, anak cacat kaum kembar. Keadaan ini memicu terjadinya perang dunia I yang dipimpin oleh Adolf Hitler. 

2. Jepang 
Jepang merupakan negara yang memiliki percepatan dalam membangkitkan negara setelah dihancurkan oleh bom atom dan juga tsunami, dan populer dengan kecerdasan akan teknologi, pernah dipimpin seseorang yang chauvinisme yakni Tenno Haika yang menganggap negara lain tidak lebih baik dari negaranya. 

3. Italia
Italia adalah negara yang mempunyai sejarah unik, pelopor beberapa nama parfum dan menjadi fashion dunia ini, pernah dipimpin yang juga menganut paham B. Mussolini yang menganggap negara lain adalah negara peniru dan tidak kreatif sehingga pahamannya dikenal sombong dan juga kaku. 

Dampak Negatif Chauvinisme

Berikut, beberapa dampak negatif chauvinisme
  • Akan memunculkan peperangan dan pertikaian antar bangsa dan Negara
  • Memperkeruh atau menyebabkan rusaknya perdamain dunia.
  • Menimbulkan ketergangguan dalam pembagunan, karena perasaan tertutup terhadap Negara lain (tidak menerima saran).
  • Menjadikan jiwa seseorang menjadi lebih tertutup dan sulit bersosialisasi dengan orang lain
  • Cenderung melupakan tuhan yang maha esa sebagai pencipta alam semesta
  • Membuat seorang pemimpin tidak takut untuk menyerang negara lain demi kerkuasaan
  • Membuat seseorang tidak mampu berfikir positif tentang kebaikan bangsa lain

Dampak Postif Chauvinisme

Meskipun cenderung bersifat negatif ternyata paham chauvinisme dapat menimbulkan sikap posif, contohnya dampak postif chauvinisme ialah mempersatukan warga negaranya menjadi satu kesatuan yang tunduk pada pemerintahan. Hal ini sebaginya pendiri paham chauvinisme, yang pertama kalinya terhjadi karena sejarah Nicolas Chauvin, seorang prajurit Napoleon Bonaparte, yang memiliki sifat fanatik terhadap pimpinan negaranya, meski diketahuai bahwa chauvin miskin menerima perlakuan buruk, dan cacat.

Demikianlah informasi mengenai Chauvinisme. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam memahami dan menanggapi secara bijak setiap paham, ajaran atau pandangan yang berada di dunia atau disekitar kita, agar tidak mudah terpengaruh dan tentunya tidak bertentangan dengan ideologi negara. Sekian dan terima kasih. 

Chauvinisme: Pengertian Chauvinisme, Contoh Sikap, Dampak & Menurut Para Ahli - Artikelsiana.com
Ilustrasi Chauvinisme
Referensi: 
Irhandayaningsih, A. Peranan Pancasila Dalam Menumbuhkan Kesadaran Nasionalisme Generasi Muda di Era Global. Jurnal. Pengajar Jurusan Ilmu Perpustakaan. Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro. hlm: 4. 

Friday, August 4, 2017

Revolusi Mental: Pengertian, Tujuan, Prinsip, Nilai & Menurut Para Ahli

Revolusi Mental, mungkin tidaklah terdengar berbeda di telinga kita. Kata ini sering disebutkan oleh Presiden Joko Widodo atau Presiden ke-7 Indonesia. Tapi, tahukah anda dengan Revolusi Mental?.

Definisi revolusi mental pada saat presiden Joko Widodo menyampaikannya, tidaklah cukup di sosialisasikan oleh masyarakat. Sehingga beberapa di antara kita, hanya sebatas ketahui berdasarkan apa nilai-nilai revolusi mental, dan nilai-nila revolusi mental. 

Terkadang, Presiden ke-7 kita hanya memberikan sebuah perumpamaan atau analogi atau contoh revolusi mental baik di saat terjadi kegaduhan dalam pemerintahan atau negara atau contoh revolusi mental yang disampaikan pada saat hadir di sebuah acara. 

Sebenarnya, kata revolusi mental atau istilah ini beberapa literatur sejarah yang penulis baca, Presiden Soekarnolah yang menyebutkannya pertama kali kata revolusi mental, hingga kemudian Presiden ke-7 Joko Widodo, kembali menghadirkan gagasan tersebut. Sontak seluruh masyarakat Indonesia, kita berdecak kagum mengenai gagasan kuno namun modern ini dari Presiden Soekarno, kembali jalankan kembali. 

Wajar, jika kita semua kaget dan bangga, ketika kata revolusi Mental kembali dihadirkan dalam tenggalamnya zaman. Menurut penulis, 1. kita mengagumi soekarno, 2. kita ingin sosok soekarno kembali dan 3. masih ada tokoh negara yang masih menggunakan gagasan pendahulunya. Terlebih lagi sekelas Presiden Soekarno dengan rentetan sejarah dalam memerdekakan dan menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara di Indonesia pada saat itu. 

Disatu sisi, pengertian revolusi mental juga mengundang kontra dari beberapa pihak. Berbagai uraian yang disampaikan terhadap yang mengkritik revolusi mental juga rasional atau masuk akal. Pasalnya dalam pandangan kita, teori atau konsep harus sesuai dengan dilapangan atau dilingkungan kita. Itu adalah bagi penerima revolusi mental.

Sedangkan bagi penggerak revolusi mental, maksud penulis adalah penyalur dari kebijakan tersebut yakni pemerintah. Apakah kebijakannya telah sesuai dengan revolusi mental?. Di satu sisi, penulis berpandangan sebagaimana yang diutarakan di atas, membuat penulis dan tentu beberapa di antara teman-teman bangga. Namun, apakah kebanggaan tersebut sudah cukup? Tentu tidak,

Revolusi mental membutuhkan suatu pembuktian baik oleh masyarakat atau rakyat atau kita, dan tentunya kepada Presiden. Terlihat dalam merealisasikan konsep atau teori, terbendung oleh berbagai masalah. Masalah tersebut, bukan soal mengenai apa yang akan di dapatkan atau bagaimana caranya revolusi mental. Namun, masalah tersebut kemudian timbul ketika disebutkan Revolusi Mental. 

Banyak para ahli yang mengatakan bahwa revolusi mental yang dimaksud oleh Presiden itu apa? apakah definisi revolusi mental menurut presiden jokowi?.. Berlebih lagi, kepada masyarakat yang notabene terdiri berbagai lapisan masyarakat juga semakin kebingunan mengenai apa itu revolusi mental, atau apa itu definisi revolusi mental?. 

Wajar jika kita mengatakan dan memikirkan dengan menyelitbkan kata "bijaksana". Mengapa, penulis serasa memahami bahwa masyarakat tentu kaget, dan juga para ahli untuk merumuskan dan menganalisis maksud revolusi mental menurut presiden Joko Widodo, sebagai bahan dalam bekerja sama dengan pemerintah. 

Lepas dari permasalahan menyangkut definisi revolusi menyal, tujuan revolusi mental, nilai-nilai revolusi mental sebagaimana yang mengagetkan beberapa masyrakat, beberapa di antara kita. Olehnya itu, penulis bergerak dan mengambil sebuah kesimpulan untuk menginformasi kepada teman-teman berbagai pemahaman mengenai revolusi mental, baik dari segi pengertian revolusi mental menurut para ahli, pengertian revolusi mental menurut presiden jokowi, tujuan revolusi mental, nilai-nilai revolusi mental dan juga contoh revolusi mental. 

Mengapa? agar kita semua termasuk penulis dapat dengan memahami dan mengetahui revolusi mental khususnya menurut Presiden ke-7 yakni Presiden Joko widodo. Selain dari pada itu, penulis juga akan menginformasikan berbagai informasi tentang revolusi mental. 

Akan tetapi, jika terdapat kekurangan informasi atau kelemahan dalam menginformasikan revolusi mental khususnya revolusi mental menurut Presiden Joko Widodo, kami menghaturkan mohon maaf sebesar-besarnya, kepada teman-teman. Pertama, penulis juga mengakui bahwa dalam membuat konsep revolusi mental atau merangkum revolusi mental, tidaklah mudah. 

Ada banyak pertimbangan dalam penulisan informasi ini. 1, penulis kekurangan informasi yang akurat dalam menginformasikan kepada teman-teman, 2. Tidak dipungkiri bahwa pertarungan berbagai para ahli, para tokoh, dan berbagai buku-buku atau literatur dan juga di media massa ada yang pro dan kontrak dalam revolusi mental terutama gagasan revolusi mental menurut Presiden ke-7, Joko Widodo. 

Tapi, jika informasi ini sesuai dengan ekspektasi teman-teman tentang pengertian revolusi mental atau seusai teman-teman inginkan. Penulis juga berharap untuk menghargai dan mengapresiasi kinerja penulis dengan menyukai informasi ini dan juga membagikan informasi ini. Agar penulis tahu bahwa, informasi ini telah sesuai dengan yang dinginkan teman-teman. Informasi lengkapnya mengenai revolusi mental dapat teman-teman lihat dibawah ini.. 

Pengertian Revolusi Mental: Apa itu Revolusi Mental? 

Beberapa dekade terakhir ini, khususnya di daerah perkotaan dan tak luput di daerah pedesaan, kita lebih mendahulukan kepentingan diri kita sendiri atau pribadi, dibandingkan dengan kepentingan orang lain (Individualistis). 

Sikap tersebut, lambat laun semakin menepiskan budaya gotong royong, baik dari sudut pandang lingkup aktivitas maupun juga dari jumlah orang yang terlibat. Kedisiplinan juga semakin tergerus. Orang hanya ingin mengerjakan peraturan jika terdapat ancaman hukuman atau juga iming-iming saja. Olehnya itu, diperlukan sesuatu yang dikenal dengan Revolusi Mental. 

Pengertian Revolusi Mental secara umum adalah Gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia dalam mentalitas yang berkarakter orisinal bangsa yang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

Revolusi Mental yang berkelanjutkan harus diberlakukan pada Manajemen dan kebijaksanaan ASN yang didasarkan pada: Asas, Prinsip, Nilai Dasar, serta Kode Etik dan Kode Perilaku.

Pengertian Revolusi Mental Menurut Para Ahli

Tidak sedikit para tokoh negarawan yang mendefinisikan mengenai revolusi mental. Beberapa tokoh nasional dan internasional juga ikut mendefinisikan revolusi mental. Berikut pengertian revolusi mental menurut para ahli..

1. Presiden Joko Widodo. Menurut Presiden Jokowi, pengertian revolusi mental adalah warga Indonesia harus mengenal karakter orisinal bangsa yang berkarakter santun, berbudi pekerti, ramah, dan bergotong royong. karakter tersebut merupakan modal yang seharusnya dapat membuat rakyat sejahtera.Perubahan karakter bangsa yang menjadi akar dari munculnya korupsi, kolusi, nepotisme, etos kerja tidak baik, bobroknya birokrasi, hingga ketidaksiplinan. Kondisi itu dibiarkan selama bertahun-tahun dan pada akhirnya hadir di setiap sendi bangsa (Kompas.com: Jokowi dan Ari Revolusi Mental). 

2. Karlina Supelli. Menurut Karina Supelli, bahwa pengertian Revolusi mental adalah strategi kebudayaan.yang dibidik dengan transformasi etos, yaitu perubahan mendasar dalam mentalitas yang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

3. Presiden Soekarno . Menurut Presiden Soekarno bahwa pengertian "Revolusi Mental adalah suatu gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia agar menjadi manusia baru, yang berhati putih, berkemauan baja, bersemangat elang rajawali, berjiwa api yang menyala-nyala." Dalam kehidupan sehari-hari, praktek revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong." Gagasan pertama kali pada Peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 1956. Soekarno melihat revolusi nasional Indonesia saat itu sedang mandek, padahal tujuan revolusi untuk meraih kemerdekaan Indonesia yang seutuhnya belum tercapai.

4. Ermaya
Menurut Ermaya bahwa pengertian Revolusi Mental adalah Gerakan pembangunan moral dan etika kerja yang dilakukan secara komprhensif, integral dan holistik seluruh openen bangsa Indonesia dengan cara penerapan dan pengamalan nilai etika agama, budaya, dan sosial kemasyarakatan sebagai nilai-nilai dasar kehidupan individu dan nilai nilai dasar Pancasila sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku sebagai warga negara, untuk menciptakan kreativitas dan enovasi kerja, dalam persaingan globalisasi, kehidupan demokrasi sehingga menjadi bangsa yang sejahtera dan aman.

5. Nursyahbani Katjasungkana
Menurut Nursyahbani Katjasungkana bahwa pengertian revolusi mental menjadi kata kunci untuk perubahan dlm segala tingkatan. Kata itu, dalam terminilogi atau istilah yg berbeda, dan konteks yg beda, digunakan siapa saja yg menghendaki perubahan. 

6. Mahatma Gandhi
Menurut Mahatma Gandhi yang disampaikan oleh Bachtiar bahwa Revolusi Mental berdasarkan buku Gandhi's Experiments with Truth: Essential Writings by and about Mahatma Gandhi (Richard L. Johnson ed., 2007), Gandhi mengedepankan argumen bahwa kemerdekaan politik (self-rule) harus berdasarkan pada revolusi mental, yaitu perubahan total mental rakyat negara jajahan yang kemudian bahwa pemerintahan negara yang merdeka harus berlandaskan atas kekuatan moral. (detik.com: Antropolog UI: Revolusi Mental Konsep Mahatma Gandhi, Bukan Komunis). 

7. Imam Suprayogo
Menurut Imam Suprayogo, bahwa pengertian revolusi mental dapat diarahkan pada tiga ranah sekaligus: gerakan mendekatkan bangsa pada kitab suci, pada tempat ibadah, dan pada pemuka agamanya masing-masing. Hal ini diharapkan akan melahirkan karya atau kerja yang terpuji dalam berbagai bidang kehidupan. Dalam konteks Islam, misalnya, seorang yang dekat dengan al-Qur?an, dekat dengan masjid, dan dekat dengan ulama atau cendekiawan, maka akan membuahkan apa yang disebut dengan amal salih. Beramal salih artinya adalah bekerja secara profesional. (Old. uin-malang.ac.id/: Merevolusi Mental Melalui Kekuatan Nilai Sosial Keagamaan)

8. Puan Maharani
Menurut Puan, tiga nilai Revolusi Mental, yakni integritas, etos kerja, dan gotong royong sedang diupayakan menjadi budaya baru keseharian masyarakat.

Berdasarkan pengertian revolusi mental menurut para ahli, dapat disimpulkan bahwa pengertian revolusi mental adalah  Gerakan untuk menggembleng manusia Indonesia dalam mentalitas yang berkarakter orisinal bangsa yang berkarakteryang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai yang semuanya ini menjelma dalam perilaku dan tindakan sehari-hari.

Tujuan Revolusi Mental

Adapun maksud dan tujuan pembentukan Badan Koordinasi Pelaksana Revolusi Mental (BKPRM) antara lain:
  • Untuk menggali nilai-nilai Pancasila untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.
  • Untuk mengkoordinasikan pembuatan kebijakan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila di semua kementerian, lembaga negara di eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  • Untuk melaksanakan transformasi nilai-nilai dasar Pancasila kepada setiap bangsa Indonesia sehingga menjadi budaya.
  • Untuk merubah budaya yang tidak sesuai Pancasila dan mencegah pengamalan budaya yang bertentangan dengan budaya bangsa Indonesia.
  • Untuk memberi masukan dan saran kepada Presiden dan Wakil Presiden dalam pelaksanaan Revolusi Mental.
  • Untuk mengkampanyekan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan negara.
  • Untuk memandu masyarakat, birokrasi, parlemen, dan seluruh bangsa Indonesia supaya mengamalkan nilai-nilai Pancasila.

Prinsip-Prinsip Revolusi Mental

  1. Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.
  2. Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah
  3. Harus bersifat lintas sektoral.
  4. Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.
  5. Dilakukan dengan program ?gempuran nilai? (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.
  6. Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat.
  7. Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual).
  8. Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.

Nilai-Nilai Revolusi Mental

Adapun nilai-nilai revolusi mental atau contoh revolusi mental dalam kehidupan sehar-hari, penulis menggunakan sumber dari situs official revolusi mental itu sendiri yang dapat anda lihat dibawah ini... 
Revolusimental.co.id

Baca Juga:


Pengertian Pancasila, Butir, Lambang, Fungsi & Filsafat
Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli
Pengertian Demokrasi Pancasila, Ciri, Prinsip, Fungsi & Menurut Para Ahli


Demikianlah informasi mengenai Revolusi Mental. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita. Sekian dan terima kasih. Salam Berbagi Teman-Teman.

Tuesday, December 20, 2016

Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli

Apasih definisi atau pengertian dari ketiga ini? atau sebelum membahas itu, apasih pengertian perintah itu?, lalu bagaiman cara membedakan pemerintah, pemerintahan dan ilmu pemerintahan itu sendiri?..

Pertanyaan yang banyak untuk kita kaji, jangan sampai teman-teman baru pusing akan hal ini, apalagi definisi atau pengertian pemerintah, pemerintahan dan ilmu pemerintahan, sangatlah biasa kita dengar dan kita gunakan dalam keseharian kita. Jangan sampai nalar kritis kita akan pemerintah saat ini, dikelabuhi oleh hal-hal yang sifatnya lumrah, membuat kerancauan dalam keberpikiran kita untuk mengenal yang sebenarnya dari ketiga kata tersebut. 

Di tengah kecamuk negara Indonesia, bukanlah hal yang mengasingkan diri ditengah imbas negara kita menjerumus ke telinga-telinga kita. Maka dari itu, mulailah kita pada tahap-tahap yang dasar untuk memahami bagaimana sebenarnya negara ini, dengan terlebih dahulu memperluas wawasan kita mengenai pengertian atau definisi pemerintah, pemerintahan dan ilmu pemerintahan seperti yang dapat anda, teman-teman atau kita lihat dibawah ini... 

Baca Juga: 

Definisi 

Secara umum, definisi adalah batasan untuk membedakan sesuatu itu dengan sesuatu yang lain. Landasan dalam mendefinisikan, sebenarnya ada banyak namun yang umum menjadi tumpuan adalah subjek, objek, genus (jenis) dan sifat pembeda.  

Itulah beberapa tata cara kita dalam mengambil sebuah definisi akan segala sesuatu, atau sebelum berlandaskan pada teori-teori atau menurut para ahli mengenai definisi atau pengertian pemerintah, pemerintahan dan ilmu pemerintahan itu sendiri. Maksud kami, adalah kiranya setiap akal kita atau pikiran kita, juga digunakan sendiri atau kebebasan dalam berpikir kita tanpa terlepas dari landasan-landasan dalam mendefinisikan segala sesuatu, lalu kita menguatkan dengan berbagai referensi buku atau teori-teori untuk penguatan dan refleksi atau penilaian akan definisi kita. 

Sekarang kita kembali, Apa itu Perintah, Pemerintah, Pemerintahan dan Ilmu Pemerintahan?.. 

Dari sekian pengantar kami untuk memulai pengertian atau definisi pemerintah, pemerintahan dan ilmu pemerintahan yang patut kita jadikan landasan berpikir. Saatnyalah penulis menghantarkan kepada teman-teman kepada referensi buku. 


Pemerintah, Pemerintahan dan Ilmu Pemerintahan 

1. Pemerintah 
Penyelenggaraan dan melaksanakan tujuan negara, terdapat pemerintah yang menjalankan kegiatan-kegiatan pemerintahan dalam suatu negara. Definisi atau pengertian pemerintah, terdapat dua pengertian yaitu pengertian pemerintah dalam arti luas dan pemerintah dalam arti sempit. Pengertian pemerintah dalam arti luas (regering) adalah pelaksana tugas seluruh badan-badan, lembaga dan petugas yang diserahi wewenang untuk mencapai tujuan negara. Sedangkan definisi atau pengertian pemerintah dalam arti sempit (bestuur) adalah mencakup organisasi fungsi-fungsi yang menjalankan tugas pemerintahan. 

Pemerintah dalam menjalankan pemerintahan, mempergunakan alat hukum yang mana salah satunya merupakan keputusan tata usaha negara. Proses pembentukan dan pelaksanaan dari keputusan pemerintah haruslah benar-benar hatih-hati didalam bertinda, karena jika terjadi kesalahan yang merugikan masyarakat, maka timbul tanggung gugat pemerintah. 

2. Pemerintahan 
Begitupula dengan definisi atau pengertian pemerintahan yang terbagi atas dua yakni pengertian pemerintahan dalam arti luas dan sempit. Pengertian pemerintahan dalam arti luas adalah kelembagaan yang mengurus roda pemerintahan baik eksekutif, legislatif dan yudikatif.  Sedangkan pengertian dalam arti sempit adalah lembaga yang mengurus pelaksanaan roda pemerintahan yang disebut eksekutif.

3. Ilmu Pemerintahan 
Dari kedua definisi atau pengertian yakni pemerintah dan pemerintahan dapat kita analisis dari penambahaan imbuhan yang mana kata pemerintahan terpusat pada pelaku yang menjalankan, sedangkan pemerintahan, kepada pelaku (lembaga) dan kinerjanya. Maka dari itu, marilah kita melangkah kepada pengertian ilmu pemerintahan.

Membahas mengenai definisi ilmu pemerintahan sebenarnya sangatlah banyak, bergantung dari paradigmna atau pandangan para ahli atau anda sendiri memang ilmu pemerintahan. Namun, pada kali ini kami sendiri akan memberikan definisi atau pengertian ilmu pemerintahan secara umum.

Secara umum, pengertian ilmu pemerintahan adalah suatu disiplin pengetahuan yang dipelajari dan diajarkan, memiliki objek materia maupun forma dalam menjalan roda pemerintahan. atau pengertian ilmu pemerintahan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana melaksanakan pengurusan (eksekutif), pengaturan (legilatif), kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan (baik pusat dengan daerah, maupun rakyat dengan pemerintahnya) dan, berbagai peristiwa dan gejala pemerintahan, secara baik dan benar.

Seperti apa itu objek forma dan objek materia?.. 

Pertama-tama, objek adalah sesuatu yang menjadi pokok pembicaraan, apa yang akan diamati, diteliti, dipelajari dan dibahas. Objek forma bersifat khusus dan spesifik karena merupakan pusat perhatian suatu disiplin ilmu pengetahuan. Sedangkan objek materia dari suatu disiplin ilmu, dapat sama dengan objek materia ilmu pengetahuan lain karena bersifat umum dan merupakan pokok yang dibahas secara global tentang pokok persoalan.

Tujuan Mempelajari Ilmu Pemerintahan 

a. Tujuan Umum 
Tujuan dalam mempelajari ilmu pemerintahan secara umum adalah agar dapat memahami teori-teori, bentuk-bentuk dan proses-proses pemerintahan, serta mampu menempatkan diri serta ikut berperan serta di dalam keseluruhan proses penyelenggaraan pemerintahan terutama pemerintahan dalam negeri.

b. Tujuan Khusus
Seluruh Pemerintahan Daerah Provinsi di Indonesia, berkeinginan untuk mencetak kader pamong praja (pimpinan pemerintahan dalam negeri), oleh karenanya para kader tersebut oleh Pemerintah daerah masing-masing di kirim dan dibiayai ke STDN begipula dengan berdirinya berbagai jurusan ilmu pemerintahan untuk memperbanyak mencetak kader-kader pemerintahan.

Paradigma Ilmu Pemerintahan 

Paradigma adalah corak berpikir seseorang atau sekelompok orang. Berikut kami sampaikan beberapa paradigma ilmu pemerintahan, yang dikategorikan bukan dalam dimensi waktu tetapi dalam dimensi ruang, dalam arti pengalokasian dibuat per tempat.

Paradigma tersebut adalah sebagai berikut. 
1. Ilmu Pemerintahan sebagai cabang ilmu filsafat
2. Ilmu Pemerintahan mengacu kepada Al-Qur'an
3. Ilmu Pemerintahan sebagai suatu seni
4. Ilmu Pemerintahan sebagai cabang ilmu politik
5. Ilmu Pemerintahan Dianggap sebagai administrasi negara
f. Ilmu Pemerintahan sebagai ilmu pemerintahan yang mandiri.


Menurut Para Ahli

Berikut ini kami sampaikan berbagai pendefinisian tentang ilmu pemerintahan... 

1. W.S. Sayre
Goverment is best as the organizet agency of the state, expressing and exercing its authority. Maksudnya pemerintahan dalam definisi terbaiknya adalah sebagai organisasi dari negara, yang memperlihatkan dan menjalankan kekuasaannya. 

2. D. G. A van Poelje
De bestuurskunde leert, hoe men de openbare dienst het beste inricht en leidt. Maksudnya, ilmu pemerintahan mengajarkan bagaimana dinas umum disusun dan dipimpin dengan sebaik-baiknya. 

3. U. Rosenthal
De bestyyrswetenschap is de wetenschap die zich uitsluitend bezighoudt met de studie van interneen externe werking van de structuren en prosessen. Maksudnya, ilmu pemerintahan adalah ilmu yang menggeluti studi tentang penunjukan cara kerja ke dalam dan ke luar struktur dan proses pemerintahan umum. 

4. Apter 
Goverment is the most generalized membership unit possessing defined responsibilites for maintenance of the system of which it is a part and a practical monopoly of coercive power. Pemerintahan itu merupakan satuan anggota yang paling umum memiliki tanggungjawab tertentu untuk mempertahankan sistem yang mencakupnya, itu adalah bagian dan monopoli praktis mengenai kekuasaan paksaan. 

5. Philipus M. Hadjon 
Pemerintahan dapat dipahami melalui dua pengertian: di satu pihak dalam arti ?fungsi pemerintahan? (kegiatan memerintah), di lain pihak dalam arti ?organisasi pemerintahan? (kumpulan dari kesatuan-kesatuan pemerintahan). Fungsi pemerintahan ini secara keseluruhan terdiri dari berbagai macam tindakan-tindakan pemerintahan: keputusan-keputusan, ketetapan-ketetapan yang bersifat umum, tindakan-tindakan hukum perdata dan tindakan-tindakan nyata. Hanya perundang-undangan dari penguasa politik dan peradilan oleh para hakim tidak termasuk di dalamnya.

6. Suhady
Pemerintah (government) ditinjau dari pengertiannya adalah the authoritative direction and administration of the affairs of men/women in a nation state, city, ect. Dalam bahasa Indonesia sebagai pengarahan dan administrasi yang berwenang atas kegiatan masyarakat dalam sebuah Negara, kota dan sebagainya. Pemerintahan dapat juga diartikan sebagai the governing body of a nation, state, city, etc yaitu lembaga atau   badan   yang menyelenggarakan pemerintahan Negara, Negara bagian, atau kota dan sebagainya.

Baca Juga:

Demikianlah informasi mengenai Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli. Semoga teman-teman dapat menerima dan bermanfaat kita semua serta mampu menyeleksi bagaimana pemerintah saat ini, bagaimana eksekutif, legislatif, dan yudikatif, yang kita mulai dari dasar dengan mengenal atau mengetahui definisi atau pengertian dari ketiga informasi yang kami angkat pada kali in. Sekali lagi, semoga teman-teman dapat menerima dan memahaminya. Sekian dan terimakasih. 

Referensi Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli: 
Pengertian Pemerintah, Pemerintahan & Ilmu Pemerintahan Menurut Para Ahli
Ilustrasi: kisah-motivasi.com/files/large/2119/
Pemerintah/sejarahaktual.blogspot.com

Philipus  M.  Hadjon,  dkk.,  2005,  Pengantar  Hukum  Administrasi Indonesia  (Introduction  to  the  Indonesian  Administrative  Law)  Gajahmada University Press, Yogjakarta, Cet. Kesembilan, hal. 6-8.
Sadjijono, 2008, Memahami Beberapa Bab Pokok Hukum Administrasi, Laksbang Pressindo, Yogjakarta, hal. 41. 
Syafiie, Kecana Inu. Pengantar Ilmu Pemerintahan. Bandung: PT Refika Aditama. 2013. 
Kuntrojo Purbopranoto, 1981. Perkembangan Hukum Administrasi Indonesia, Bincaipta, Bandung, h. 1.